SUKSES MERAIH BINTANG

Tayang, Minggu 28 Agustus Pkl 21.05 wib


Mampukah generasi muda Indonesia bersaing dengan generasi muda bangsa-bangsa lain? Pertanyaan itu muncul, karena dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang luar biasa cepat, persaingan antar bangsa dan negara semakin ketat dan keras. Namun kalau melihat semangat dan optimisme para tamu Kick Andy kali ini, kita patut optimis generasi muda Indonesia mampu bersaing dalam percaturan global. Siapa saja tamu Kick Andy kali ini?

Pertama, Rayhan Naufaldi Hidayat, penyandang tuna netra yang baru saja lulus dari Fakultas Hukum Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94. Ia juga telah diterima di program S2 Fakultas Hukum, Universitas Indonesia. Sebelumnya Rayhan dapat melihat, ia  mengalami kebutaan saat kelas 6 SD. Ia  terkena tipes dan Guillain-Barre Syndrome (GBS). Penyakit langka ini mengganggu sistem imun Rayhan dan menyerang saraf. Sindrom GBS di antaranya membuat Rayhan sempat lumpuh dan harus diterapi selama 6 bulan sambil menempuh awal kelas 7 di Madrasah Pembangunan, Tangerang Selatan. Ketika sudah bisa kembali berjalan, saraf penglihatannya mengecil, sehingga ia mengalami buta total. Meski mengalami kebutaan, Rayhan tetap bersekolah di sekolah biasa. Berkat dukungan dari orang tua, saudara dan teman-temannya, ia mampu menorehkan prestasi akademik baik saat masih di sekolah maupun  saat kuliah. Saat kuliah, Rayhan aktif di sejumlah kegiatan kemahasiswaan.

Selanjutnya ada Cleona Einar Maulidiva yang berhasil meraih 90 medali di kompetisi matematika dan sains. Medali yang diperoleh Cleona tersebut sebagian besar adalah medali emas dan diperoleh di kompetisi internasional. Gadis berusia 11 tahun itu kini duduk di bangku kelas 1 SMP. Saat di bangku Madrasah Ibtidaiyah (MI) NU Pucang, Sidoarjo, Jawa Timur, ia selalu mendapat rangking dan sekolahnya hanya ditempuh selama 5 tahun.  Cleona juga merupakan penerima ikon prestasi Pancasila dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Selain tertarik pada matematika dan sains, Cleona juga tertarik belajar bahasa. Saat ini, ia mempelajari bahasa Spanyol, Inggris, Arab, Jerman dan Belanda. Ia beberapa kali juara debat bahasa Inggris. Cleona juga beberapa kali juara di lomba fashion show dan baca puisi. Selain itu, ia juga mahir bermain piano dan drum. Gadis asal Sidoarjo, Jawa Timur ini bercita-cita menjadi dokter.

Tamu ketiga Kick Andy kali ini adalah Risa Santoso. Ia adalah rektor Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Asia Malang. Museum Rekor Indonesia alias MURI pun menobatkannya sebagai rektor termuda, dilantik saat masih berusia 27 tahun. Risa Santoso memiliki background pendidikan yang mentereng. Dia merupakan lulusan University of California, Amerika Serikat. Tidak hanya cantik, dia juga berprestasi. Risa memperoleh beasiswa LPDP untuk menempuh studi S-2 nya di Harvard University, salah satu kampus bergengsi di dunia. Usai menyelesaikan studi kembali ke Indonesia. Sebelum menjadi rektor, dia terlebih dahulu bekerja di Kantor Staf Presiden (KSP). Selama 2 tahun menjadi rektor, banyak teroboson yang dilakukan Risa untuk memajukan kampusnya. Ia juga mendorong mahasiswa untuk lebih aktif dan mandiri agar mampu bersaing di era global saat ini.***