SERIKAT KEBAIKAN

TAYANG, MINGGU, 9 MEI PKL 19.05 WIB


Manusia adalah mahluk sosial artinya manusia tidak dapat hidup sendiri. Manusia memerlukan peran orang lain dalam menjalani kehidupan mereka. Manusia membentuk pengelompokan sosial antara sesama dalam upaya mempertahankan hidup dan mengembangkan kehidupan. Kesamaan tempat tinggal, minat atau nasib terkadang menjadi dasar orang untuk membentuk kelompok atau komunitas. Kali ini Kick Andy menghadirkan tamu pendiri komunitas yang punya kegiatan inspiratif.


Untuk mensejahterakan orang mini se-Indonesia, Usnan Batubara atau yang akrab dipanggil Ucok Baba membentuk Komunitas Unik Berkarya Indonesia (UBI) pada tahun 2017. Menurut Ucok, sering kali orang mini masih dimarjinalkan sebagai contoh untuk mendapat pekerjaan saat melamar sudah ditolak, sementara pekerjaan tersebut tidak membutuhkan syarat fisik. Sementara kemampuan orang mini setara dengan orang yang mempunyai tubuh normal. Mereka banyak yang menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi. Beragam kegiatan diadakan di komunitas ini diantaranya berlatih menari, menyanyi hingga olah raga. Dengan adanya Komunitas UBI, banyak orang mini yang terbantu diantaranya dengan mendapatkan pekerjaan.


Sering kali kita mendengar orang yang menjadi korban investasi bodong. Nah, agar tidak menjadi korban investasi bodong dapat bergabung ke komunitas Investor Saham Pemula (ISP). Komunitas ini dibentuk oleh Tias Nugraha Putra dan Frisca Devi Choirina pada tahun 2014. Di Indonesia ada sekitar 400 komunitas investor dan Komunitas ISP merupakan yang terbesar. Anggotanya mencapai puluhan ribu dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Komunitas ini telah diakui Bank Dunia karena berhasil melakukan pemberdayaan masyarakat di bidang literasi pasar modal khususnya saham.


Sementara bagi yang ingin melestarikan budaya nasional khususnya kebaya dapat bergabung dengan Komunitas Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI). Komunitas ini didirikan oleh Rahmi Hidayati bersama ketiga temannya, yakni Kristin Samah, Tuti Marlina, dan Lia Natalia yang mayoritas pernah berprofesi sebagai wartawan pada tahun 2014. Selain menghilangkan stigma tentang kerepotan menggunakan kebaya, komunitas ini juga ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk mengenal ragam kebaya yang tak berasal dari Jawa saja dan tidak melupakan identitas busana khas Indonesia yang sangat kental dengan norma kesopanan. Komunitas ini juga berusaha agar kebaya diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda.***