KREASI DI ATAS RODA DUA

Tayang Minggu 06/06/2021 Pkl.19.05 wib

 

Bererapa waktu lalu, media sosial heboh ketika Presiden Jokowi mengendarai sepeda motor dengan bentuk yang tidak biasa. Bukan Cuma sekali, tetapi Pak Jokowi sudah beberapa kali dalam beberapa kegiatan menunggangi sepeda motor kustom atau rakitan karya anak Indonesia.

Sejak itu pamor atau genggsi motor kustom semakin naik. Banyak orang kemudian tertarik untuk juga membeli atau memiliki sepeda motor kustom atau rakitan. Nah kali ini saya ingin mengajak Anda berkenalan dengan para pembuat sepeda motor kustom yang karyanya juga telah diakui di luar negeri siapa saja mereka ?

Yang pertama adalah Heret frasthio bagi pecinta motor custom tentu tidak asing dengan nama elders garage, bengkel motor custom yang berada di lebak bulus, Jakarta selatan. Elder Garage membuat berbagai jenis custom motor, seperti chopperland, brat style, caferacer, tracker dan lainnya.

Awalnya Heret menjual riding gear dan apparel, kemudian ia pun mengakuisisi sebuah bengkel kecil, dan diubah menjadi elders garage. Heret pun berkolaborasi bersama Veroland, builder ternama di tanah air, untuk membuat motor chopperland. dalam satu kesempatan,karyanya ini dipajang di istana Bogor,dan dibeli oleh Presiden republik Indonesia, Joko Widodo. Nama elders garage pun semakin dikenal.

Bahkan beberapa menteri pun turut membeli motor custom karyanya. pada 2017 lalu, motor choopernya ini pun sempat mejeng di pameran custom motor di Yokohama, Jepang. Yang terbaru, elders garage memodifikasi sebuah vespa menjadi motor listrik, elders melakukan konversi motor bensin menjadi motor listrik. Kedepan, elders akan terus meningkatkan pembuatan motor custom, serta mengembangkan karya anak bangsa.

Yang kedua adalah Komang Gede Sentana Putra atau yang akrab disapa Kedux salah satunya builder asal Bali pemilik kedux garage. Kedux garage, telah banyak menciptakan berbagai motor custom keren dan berkualitas. Bermodal nekat, pada tahun 2007 Kedux mengawali dari usaha cat motor, dan ia pun nekat meminjam uang untuk membangun sebuah motor.

Haus akan belajar melalui tangan kreatifnya Kedux pun membuat sebuah motor custom. Tak disangka karyanya disukai dan mulai dipesan oleh teman temannya. Ia pun mulai banyak memproduksi motor custom,dan tidak mematok harga yang tinggi. Hasil karyanya sering ia ikuti kontes motor di kancah Nasional maupun Internasional, dan meraih sederet penghargaan.

Hasil jerih payahnya berbuah hasil dari modal 600 ribu rupiah kini Kedux meraih omset ratusan juta rupiah. Kedux berharap untuk generasi muda agar jangan takut mencoba sesuatu yang baru dengan mengembangkan potensi diri sendiri.

Dan yang terakhir adalah Lulut Wahyudi nama Lulut Wahyudi sudah tidak asing lagi di telinga biker tanah air. Dirinya sudah membawa harum nama Indonesia di kancah Internasional dengan karya-karyanya dalam memodifikasi motor. Hasil modifikasi yang dibuat oleh Lulut di bengkel Retro Classic Cycles miliknya ini berhasil menarik perhatian pelanggan lokal maupun Internasional.


Lulut pun mendapatkan penghargaan Internasional pertamanya pada tahun 2007 dalam world custom champion Asia Region di Kuala Lumpur, Malaysia. Dan sejak itu hampir setiap tahun Lulut mengirimkan karyanya untuk diperlombakan maupun dijadikan pameran di luar negeri seperti Singapura, Malaysia, Thailand, dan Jepang.

Tidak puas sampai disitu Lulut pun membuat acara Indonesian kustom culture festival, yang dinamakan kustomfest sejak tahun 2012. Festival untuk kendaraan modifikasi ini diadakan di jogja setiap tahunnya dengan puluhan ribu pengunjung yang hadir.


kini lulut pun mulai menunjukkan ketertarikannya kepada pesawat terbang yang akhirnya ia sendiri merakit pesawat modifikasi pertama di Indonesia dan melakukan touring udara sambil menikmati keindahan alam Indonesia.