ERICK THOHIR APA ADANYA

12 Oktober 2019 - 14.21 WIB

Dalam usia yang relatif muda, dia sudah masuk daftar salah satu orang terkaya di Indonesia. Dia juga sukses mengantarkan Pak Jokowi sebagai Presiden untuk jabatan yang kedua kalinya, sosok yang satu ini kemudian diminta menjadi menteri. Kebijakannya sebagai menteri banyak menimbulkan kontroversi.

Erick Thohir, namanya mulai banyak dikenal masyarakat indonesia, bahkan dunia, kala ia resmi menjadi presiden klub besar liga italia, inter milan. Terlahir dari keluarga pebisnis, Erick mewarisi insting pengusaha dari sang ayah, Muhammad Thohir, atau yang lebih dikenal Teddy Thohir.

Meski demikian, tidak otomatis mambuat Erick mendapatkan perlakuan khusus dari nama besar sang ayah. Bersama rekan-rekannya, Ercik mendirikan mahaka group, perusahan swata yang bergerak di bidang media, telekomunitasi, hingga olah raga. Sejak tahun 2000-an, Erick mulai bekecimpung di dunia olah raga nasional. Ia pernah menjabat sebagai ketua persatuan basket nasional Indonesia, hingga menjadi ketua asosiasi basket Asia Tenggara.

Erick juga menjadi orang Indonesia pertama yang pernah mengakuisisi beberapa klub olah raga internasional, klub basket NBA Philadelphia, klub sepak bola DC United, dan nama besar Inter Milan. Memiliki segudang pengalaman dalam ajang olahraga Internasional, pada tahun 2018 Erick di tunjuk oleh pemerintah untuk menjadi ketua panitia Asian Games.

Kepercayaan Presiden Jokowi berlanjut ketika Erick ditunjuk sebagai ketua tim kampanye nasional Jokow-Ma’aruf Amin tahun 2019. keberhasilan Jokowi mengungguli Prabowo Subianto kali kedua, mengarahkan nama Erick thohir menjadi salah satu menteri dalam kabinet. Ia pun di dapuk sebagai Menteri BUMN, membawahi 142 bumn dengan total pengelolaan aset senilai 8.200 triliun.

Pria kelahiran 1970 ini menyadari, pengelolaan BUMN tidak melulu profit oriented namun lebih dari itu, BUMN memiliki kewajiban melayani publik. Kinerja Erick Thohir mendapat apresiasi dari Presiden Jokowi. ia mampu merampingkan komposisi kepegawaian, bahkan memecat beberapa petinggi BUMN yang tersandung masalah.

Erick tegas melepas jabatan di semua sektor bisnisnya, demi meminimalisir conflict of interest sebagai Menteri BUMN kabinet indonesia maju 2019-2024