BISNIS SI KECIL

TAYANG MINGGU, 21 NOVEMBER 2021 PKL 19.05 WIB


Pernahkah Anda membayangkan seorang anak kecil yang usianya masih relatif muda, namun telah berhasil jadi pengusaha? Episode Kick Andy kali ini menghadirkan tiga orang bocah yang sudah mampu menghasilkan uang dari bisnis yang mereka rintis, dan tentunya juga memiliki semangat berbagi kepada sesama.

Almeyda Nayara Alzier, seorang gadis cilik usia 14 tahun yang sering disapa Naya ini adalah pengusaha mainan slime bernama “nayaslime18”. Diketahui, mainan slime yang bertekstur kenyal ini menjadi favorit anak-anak kecil di Indonesia. Bermula dari kegiatan entrepreneur day di sekolah yang mengharuskan siswa menjual barang, Naya pun mencoba membuat slime bermodalkan 50 ribu rupiah dan menjualnya di bazaar sekolah. Di luar dugaan, mainan hasil kreasinya itu pun justru laku lebih cepat dibanding dagangan teman-temannya yang kebanyakan menjual makanan. Sejak saat itu, Naya melebarkan bisnisnya untuk menjual slime di Instagram dan beberapa marketplace. Dan lagi-lagi, dagangannya pun laku keras dalam waktu dekat, sehingga setiap bulan ia bisa mengantongi uang sebesar 60-80 juta rupiah. Meskipun masih kecil, Naya tak lupa menyumbangkan hasil keuntungan penjualan slimenya kepada orang-orang yang membutuhkan melalui gerakan ‘Sedekah Bersama Nayara’.

Narasumber berikutnya adalah Jason Surya Tamin. Berawal dari hobi makan siomay, anak usia 14 tahun ini mencoba membuat siomay bersama sang kakak saat awal pandemi 2020 lalu, dan menjualnya lewat media sosial Instagram. Di luar dugaan, dagangan Jason laku keras. Kemudian, hasil penjualan siomay tersebut Ia sumbangkan untuk tenaga medis dan diserahkan langsung melalui Ibu Tri Rismaharini ketika masih menjabat sebagai walikota Surabaya. Tak puas sampai di situ, Jason yang lahir dari keluarga pengusaha ini, kemudian terpikir untuk mengembangkan bisnis siomaynya. Ia pun mendirikan Restoran bernama Tang Kitchen, dan kini telah memiliki dua gerai di Surabaya. Omzetnya pun tak main-main, dalam sebulan Jason mampu mengumpulkan hingga 150 juta rupiah. Atas kemampuannya menjadi pengusaha cilik, Jason pun dinominasikan sebagai salah satu Pemuda Pelopor Surabaya.

Berbeda dengan Naya dan Jason yang menjadi pebisnis dengan menjual produk, narasumber ketiga adalah seorang make up artist cilik asal Magelang. Sejak kecil, gadis cilik bernama lengkap Lovely Natasha Xaviera Elysia ini memang sudah menyukai dunia merias wajah karena mengikuti jejak ibunya. Sang ibu, juga ingin Lovely terus mengasah bakat merias melalui kompetisi merias. Bukan mengharapkan untuk menang, Ibunya menekankan kepada Lovely bahwa menang hanyalah bonus. Pengalaman kompetisi itulah yang membuat Lovely terus belajar hingga akhirnya kini dipercaya menjadi make up artist. Lovely seringkali menerima pekerjaan merias pagar ayu, mahasiswa wisuda, bahkan pengantin, dengan pemasukan sekitar 5 juta rupiah untuk tarif merias pengantin dan 350-500 ribu rupiah untuk wisuda. Semangat berbagi juga dilakukan oleh Lovely. Sebagian penghasilannya Ia sumbangkan kepada orang yang membutuhkan.***