BERJUANG MELAWAN MAUT

12 Oktober 2019 - 14.21 WIB

Kali ini saya akan bercerita tentang orang – orang yang terkena penyakit, yang berjuang melawan Maut. Mereka pantang menyerah dan bahkan bangkit untuk melanjutkan kehidupan.

Kisah yang pertama adalah Icha krisdiana agestasari atau yang akrab disapa Icha. Ia adalah mahasiswa tingkat akhir sekolah tinggi ilmu administrasi, Jember, Jawa Timur. Awalnya, Icha terlahir normal layaknya bayi pada umumnya. Tetapi saat usianya beranjak remaja. Pada 2016 lalu, secara mendadak ia terserang rasa pusing tak tertahankan hingga mengalami kejadian jatuh di kamar mandi.

Kejadian tersebut membuat dirinya langsung dilarikan ke rumah sakit untuk diberi pertolongan pertama. Tak lama setelah itu, Icha kemudian mengalami kondisi koma hingga satu bulan lamanya. Sampai akhirnya, ia didiagnosa mengidap penyakit miningitis. Penyakit yang dideritanya terus bertambah parah, sehingga dirinya harus menjalani perawatan medis. Tepat pada 15 oktober 2016 terpaksa ia harus menjalani operasi otak.

Namun, perempuan 22 tahun ini seakan tak percaya jika penyakit meningitis yang diderita bisa sembuh. kini, dia pun bisa melanjutkan pendidikan mahasiswanya sekaligus bekerja dengan penuh semangat, walaupun seumur hidupnya ia harus menggunakan selang di tubuhnya.

Lalu kisah yang kedua adalah Monica Horezki gadis berumur 22 tahun yang divonis mengidap penyakit langka, yaitu dandy walker syndrome. Monica divonis penyakitnya sejak umur 19 tahun, disaat ia sedang berkuliah di Universitas swasta di Tangerang. Penyakit yang menyerang keseimbangan seseorang ini tentu mempengaruhi kehidupan sehari-harinya. Tidak sedikit orang yang mengejek dan membully keadaanya. Namun Monica memilih untuk terus maju tanpa menghiraukan pertakaan negatif orang sekitarnya.

Seakan membuktikan bahwa ia dapat hidup normal, Monica berhasil menyelesaikan kuliahnya tepat waktu. Ia pun kerap melanjutkan hobi menulisnya dan menerbitkan buku perjalanan kisah hdupnya. hampir tidak ada halangan bagi monica untuk melakukan sesuatu yang ia sukai.
kini monica harus terus berjuang melawan penyakit yang belum ada obatnya ini, ia akan terus melangkah untuk menggapai cita-citanya seperti anak muda lainnya

Dan kisah yang terakhir adalah Haryati Lawidjaja, atau yang akrab disapa Fey. sekarang ini, ia bekerja sebagai ceo Link Aja, sebuah perusahaan startup milik BUMN. Siapa sangka perempuan yang mahir dalam dunia digital ini ternyata pernah berjuang melawan maut. Tepatnya Oktober 2016, Fey divonis mengidap kanker serviks stadium 4b, atau sudah stadium akhir. Menurut dokter peluang hidup Fey saat itu hanya 15-18 persen.

Perempuan yang hobi olahraga dan ekstrim adventure ini tidak menyangka, kalau dirinya mengidap kanker. Tak putus semangat, Fey pun melawan kankernya dengan menjalani berbagai pengobatan, dan rutin berolahraga. Juni 2017, sebuah keajaiban terjadi Fey dinyatakan sembuh total dari kanker. 8 bulan lamanya menjadi survivor kanker, hati Fey tergerak untuk membantu penderita kanker. Melalui benihbaik.com, Fey menghimpun dana untuk para pengidap kanker bagi Fey cobaan yang ia hadapi mengantarkan dirinya menemukan makna kehidupan, hidup yang sekarang bukan untuk diri sendiri namun bisa dibagikan untuk orang lain.