ANAK MISKIN MEMBANGUN NEGERI

Tayang Minggu 18/04/2021 Pkl.19.05 wib

Banyak yang beranggapan kalau hidup kita susah tidak akan bisa sukses, lahir dari keluarga miskin akan susah selamanya. Kali ini saya akan menepis anggapan itu semua, bahwa siapa saja yang lahir ke dunia ini berhak untuk sukses dan bisa hidup enak asalkan ada kemauan dan perjuangan untuk memperolehnya. Dua narasumber kick andy kali ini mereka lahir dari keluarga susah atau miskin, bahkan mereka tinggal di pedalaman bukan di kota besar tetapi mereka bisa meraih sukses. Siapa saja mereka dan seperti apa kisahnya ?


Yang pertama Neas Wimbo sejak kecil Neas hidup di Papua, ia sudah berjuang mencari uang untuk sekolahnya ia kerja serabutan sebagai penjaga anak, kuli bangunan, bantu instalasi listrik, servis alat elektronik, dan bahkan penjahit sepatu. karena Kedua orang tuanya hanyalah seorang petani.

Berasal dari keluarga miskin tak serta-merta membuat Neas Wanimbo menyerah terhadap hidup. Neas menempuh pendidikan dapat berbagai beasiswa bahkan ia bisa berkeliling dunia dengan pendidikan.Bahkan Neas sempat menolak tawaran kerja ke Jepang demi mendirikan yayasan Hano Wene yang bergerak di bidang pendidikan, Saya memiliki visi agar setiap anak di pedalaman Papua bisa mengakses pendidikan yang layak dengan buku pelajaran yang berkualitas, guru yang bertugas di pedalaman bisa mendapatkan perhatian khusus, dan ikut membangun Indonesia mulai dari daerah pedalaman Papua.

Dan narsum yang berikutnya Billy Mambrasar berasal dari keluarga yang kurang mampu. Dia berasal dari Serui, Kepulauan Yapen, Papua. Ibunya bekerja sebagai penjual kue dan makanan di pasar, Billy tak jarang membantu sang ibu berjualan. Sedangkan sang ayah merupakan seorang guru.

Billy adalah putra kebanggaan dari Papua. Billy dibesarkan keluarga kurang mampu. Bahkan, dia harus berjualan kue dan mengamen untuk melanjutkan hidup. Namun, hal itu tidak pantas membuat Billy patah dan menyerah. Dia berjuang menyelesaikan pendidikannya, melalui beasiswa. Kegigihannya membawa Billy mengenyam pendidikan hingga ke universitas bergengsi di luar negeri yaitu di Universitas Harvard, Amerika Serikat dan Universitas Oxford, Inggris.

Berbagai prestasi baik dari dalam atau pun luar negeri telah ia raih, dan ia juga membuat Kitong bisa sebuah yayasan untuk membantu pendidikan di Papua untuk anak – anak kurang manpu. Dan kini Billy dipercaya menjadi Staf Khusus Presiden dari kalangan milenial. Ia dipilih bersama enam staf khusus lainnya untuk membantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) membangun Indonesia.